BerandaNewsTiga Langkah Tingkatkan Kunjungan Wisman

Tiga Langkah Tingkatkan Kunjungan Wisman

Published on

spot_img
spot_img

Guna lebih meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia, maka pemerintah melalui Kementerian Koordinator Kemaritiman (Kemenkomaritim) menetapkan tiga langkah utama. Pertama, menambahkan jumlah negara bebas visa kunjungan ke Indonesia.

“Langkah ini dipercaya akan dapat meningkatkan angka kunjungan wisman. Untuk itu, kami tingkatkan jumlah negara bebas visa. Namun, tidak semua negara mendapatkan bebas visa kunjungan (BVK). Negara-negara yang aktif di bisnis narkotik dan negara yang menyebabkan ideologi kekerasan seperti ISIS tidak kami beri bebas visa,” kata Rizal Ramli, Menteri Koordinator Maritim.

BACA JUGA:  Bisnis Baru yang Tumbuh setelah COVID-19

Kedua, menyiapkan destinasi baru sebagai lokasi tujuan wisata. Untuk hal ini, Kementerian Pariwisata akan menetapkan 222 lokasi tujuan wisata baru. Menurut Rizal, untuk jangka pendek pemerintah akan fokus mengelola dan mengembangkan wisata di 10 lokasi.

“Seperti Danau Toba, kami ingin jadikan ‘Monaco of Asia’. Lalu, Kepulauan Seribu dan Bromo yang indah sekali. Akan tetapi, kendala utama mengembangkan lokasi wisata adalah jalannya yang jelek sekali. Maka, melalui Kementerian Pekerjaan Umum PU akan diperbaiki. Selain itu, ada beberapa daerah lain yang kita sepakati, salah satunya Labuan Bajo di Flores,” ujarnya.

BACA JUGA:  Qatar Airways Ganti Menu Tiap Tiga Bulan

Langkah yang terakhir adalah mengembangkan infrastruktur pendukung, seperti jalan, pelabuhan, dan bandara. “Guna mendukung pengembangan wisata, kami akan melibatkan beberapa kementerian teknis, yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, dan kementerian-kementerian terkait sehingga terjalin koordinasi yang baik,” ungkap Rizal.

Rizal mengatakan, ketiga langkah tersebut dilakukan untuk mencapai target peningkatan 100 persen jumlah wisatawan asing dan devisa sektor wisata dalam lima tahun ke depan.

BACA JUGA:  Dyandra Promosindo Luncurkan Logo Baru, Siap Jadi Pemimpin Industri MICE Indonesia

“Kebijakan itu untuk membantu Kementerian Pariwisata supaya mampu menaikkan jumlah kunjungan turis yang berkunjung ke Indonesia, dari 10 juta menjadi 20 juta pada tahun 2019. Saat ini devisa juga baru mencapai US$10 miliar, kami ingin US$ 20 miliar. Kalau dibanding Italia, Yunani, Spanyol, dan Turki, pendapatan devisa kita masih relatif kecil,” jelasnya.

Penulis: Pasha Ernowo

spot_img
spot_img
spot_img

IHG Hotels & Resorts Akan Membuka Hotel Kimpton Pertama di Indonesia

Bali, Venuemagz.com -- IHG Hotels & Resorts memperkenalkan tampilan perdana Kimpton Suntaya Bali Ubud,...

Samara Lombok Hadirkan Rafa Nadal Tennis Center Pertama di Asia Tenggara

Lombok, Venuemagz.com -- Samara Lombok telah terpilih sebagai lokasi Rafa Nadal Tennis Center pertama...

HONNE Hadirkan Meet and Greet Eksklusif di Aloft by Marriott Kebon Jeruk

Jakarta, Venuemagz.com -- Di Aloft by Marriott, musik selalu menjadi bagian dari pengalaman menginap...

IHG Hotels & Resorts Akan Membuka Hotel Kimpton Pertama di Indonesia

Bali, Venuemagz.com -- IHG Hotels & Resorts memperkenalkan tampilan perdana Kimpton Suntaya Bali Ubud,...

Samara Lombok Hadirkan Rafa Nadal Tennis Center Pertama di Asia Tenggara

Lombok, Venuemagz.com -- Samara Lombok telah terpilih sebagai lokasi Rafa Nadal Tennis Center pertama...

HONNE Hadirkan Meet and Greet Eksklusif di Aloft by Marriott Kebon Jeruk

Jakarta, Venuemagz.com -- Di Aloft by Marriott, musik selalu menjadi bagian dari pengalaman menginap...